Ads 468x60px

Featured Posts

WELCOME TO OUR BLOG ^_^

silahkan kunjungi alamat website baru kami : www.botolasibaby.com



Selamat datang di blog kami bunda/sista ^_^

Untuk ibu-ibu yang ingin memberikan ASI secara eksklusif pada bayinya, tapi tidak bisa setiap saat menyusui langsung...
ini solusinya....
Simpan ASI Perah (ASIP) anda di botol asi kaca...
Mudah untuk disterilkan dan lebih ekonomis karena bisa dipakai berulang ulang....


Kami menyediakan berbagai macam bentuk dan ukuran botol kaca penampung ASI Perah (ASIP) dengan harga yang sangat terjangkau.


Info dan pemesanan, hub kami di :
whatsapp/sms: 0812 1971 4654
pin BBM : 523d652d telepon: 0812 1971 4654
LINE: @botolasikaca
INSTAGRAM: @botolasikaca

Berikan hanya yang terbaik bagi bayi kita...HIDUP ASI !!!

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Daun Kol untuk Payudara Bengkak

Daun kol atau kubis banyak digunakan untuk mengatasi masalah peradangan. Termasuk juga sangat berkhasiat untuk membantu meredakan payudara yang bengkak karena sumbatan ASI.

Lalu bagaimana cara penggunaannya?? Berikut langkah-langkahnya :

1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah memegang daun kubis 
2. Gunakan daun kubis hijau yang bersih. Cuci daun hingga bersih menggunakan air yang bisa diminum.
3. Lemaskan daun kubis dengan penggiling kue agar lebih mudah membentuk payudara ibu 
4. Iris tulang daunnya yang besar, lubangi untuk tempat puting dan gunakan di dalam bra selama dua puluh hingga tiga puluh menit
5. Pasang daun kubis setelah menyusui dan biarkan hingga layu, biasanya 2 – 4 jam, ganti dengan daun segar yang baru jika sudah layu.
6. Ulangi dua hingga tiga kali sehari hingga bendungan ASI sembuh.

Yang perlu diperhatikan dalam praktek penggunaan daun kubis ini adalah faktor kebersihan dan higienisitasnya. Perhatikan dengan betul kebersihan daun kubis sebelum digunakan.

Setelah payudara membaik segera hentikan penggunaan daun kubis, karena penggunaan yang berlebihan dapat mengurangi produksi ASI dan membuat payudara ibu berbau seperti daun kubis yang dimasak

How To Survive a Nursing Strike



Nursing Strike adalah kondisi ketika bayi menolak menyusu pada ibu. Rasanya hampir setiap ibu pernah merasakan kondisi ini.
.
Lalu bagaimana jika suatu saat kita mengalami Nursing Strike? Coba cek hal2 berikut :
.
Ingat apakah ada riwayat dot/empeng bagi bayi ibu? Karena bila iya, hal ini adalah dikarenakan bayi bingung puting. .
Bila sudah terlanjur bagaimana? Yuk stop Dotnya, perbanyak skin to skin dan menyusu langsung untuk kembali ke ASI atau relaktasi

Bila jawabannya tidak ?
Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan nursing strike atau bayi tidak mau menyusu diantaranya adalah :
.
apakah ada perubahan rutinitas, seperti ibu kembali bekerja, atau ada pengasuhan bayi baru, hal-hal seperti itu.
.
Bisa juga mungkin bayi sedang infeksi telinga atau hidung tersumbat, yang menyebabkan bayi tidak nyaman saat menyusui. .
Sebab lain bisa misalkan bayi traumatis karena pernah di “time break” dengan keras saat bayi periode teething (mau muncul gigi) Atau bayi merasa terganggu konsentrasinya saat menyusu, karena suasana yang kurang intim.
Apa yang harus dilakukan ?
- Perbaiki keintiman dengan bayi
- Usahakan skin to skin, suasana remang, tanpa gangguan dari luar yang dapat mengganggu bonding ibu-bayi
- Dapat juga coba kembali menyusu saat bayi mulai mau tertidur, untuk memberikan kenyamanan awalnya, hingga bayi mau kembali menyusu dengan benar
- Tetap berikan asupan dengan metode cangkir dengan memantau kecukupan cairan dari BAK bayi


follow kami di instagram : @botolasikaca

STARTER PACK BOOSTER ASI


Bunda masih bingung mana booster ASI yang paling cocok untuk bunda? Jangan khawatir lagi, karena sekarang ada paket Starter Pack Booster ASI lho... apa aja isinya?

Starter Pack Booster ASI :
1 asi booster tea
1 madu mamahoney
1 mamasoya
1 hulbah

Harga 200.000

Order :
LINE : @ilmy26 / @ilmyana
SMS/WA : 081330175244
BBM : 523d652d / 5268bc04

Ibu Kemijem, Sosok Pejuang ASI





Dear bunda pejuang ASI...
.
Gambar diatas adalah foto seorang buruh pabrik tekstil di Rancaengklek Bandung, bernama ibu Kemijem dengan koleksi ASIPnya.
.
Apa istimewanya ibu Kemijem ini? .
Jika kita diberikan oleh Allah begitu banyak kemudahan dan kelebihan rizki untuk bisa mengumpulkan dan menyimpan ASIP, lain halnya dengan ibu Kemijem. Beliau harus berjuang ekstra keras untuk menyimpan ASIP agar bisa tetap memberikan ASI bagi bayinya. Kenapa? Karena dengan keterbatasan beliau, ibu Kemijem ini belum memiliki kulkas dirumahnya yang bisa dipakai untuk menyimpan ASIP.
Lalu apakah ibu Kemijem menyerah? Ternyata tidak...
.
“Alhamdulilah merepotkan juga sih Bu, soalnya rumahnya di petak, belum punya kulkas, listriknya belum kuat. Alhamdulilah katanya bisa pakai termos es yang bisa tahan dua hari. Jadi setiap esnya cair, lalu diganti, selalu dicek gitu.” Begitulah penuturan ibu Kemijem. Beliau rela bersusah payah menyimpan ASIPnya didalam termos es, mengecek dan mengganti batu es nya saat sudah mencair.
.
Lalu bagaimana dengan kita? Yang sudah diberi banyak kemudahan? Masih merasa berat?
Ayo bunda...semangat terus perjuangkan ASI bagi buah hati... :)
.
Sc = web Sakina
Pict sc = mb desy_denali


Follow us on Instagram : @botolasikaca

Kenali Warna Kotoran Bayi

Bunda, kotoran bayi dapat dijadikan salah satu cara deteksi dini kesehatan bayi kita lo...yuk pelajari bersama ^_^


1. Mekonium
Kotoran pertama kali yang bayi keluarkan setelah lahir disebut meconium. Berwarna hijau tua hampir kehitaman, lengket, menyerupai ter dan kadang sukar dibersihkan.
Mekonium harusnya sudah mulai dikeluarkan setelah 12 jam lahir, bisa juga lebih cepat jika bayi mendapat cukup kolostrum.
 

2. Feses Transisional
Beberapa hari setelah lahir, bayi akan mengeluarkan kotoran bercampur meconium.
Feses bayi cukup asi
Warna feses kekuningan atau coklat seperti mustard atau pasta,konsistensi berbulir/berbiji dan hanya sedikit berbau.
 

3. Kotoran Kehitaman
Kotoran semacam ini bisa ditemukan pada bayi dengan suplementasi zat besi atau susu formula. Zat besi memang bisa menyebabkan kotoran bayi kehitaman bahkan mengalami konstipasi.
 

4. Kotoran bayi keras dan kecil-kecil
Jika kotoran bayi kering dan sedikit, maka hal ini merupakan tanda bayi kekurangan asupan ASI sehingga mengalami konstipasi.
Jika feses bayi kuning cerah, lembek dan seperti biasa namun tampak tercampur darah maka bisa jadi ini merupakan tanda bayi sedang mengalami alergi
Jika feses bayi encer, menyemprot, berbuih dan disertai darah maka bisa menjadi tanda bayi sedang mengalami infeksi
Jika feses bayi kecil, keras dan ada sedikit darah maka ini menjadi tanda adanya luka di anus bayi.
 

5. Kotoran bayi disertai lendir
Jika kotoran hijau, ada lendirnya dan berbuih bisa terjadi pada bayi dengan ketidakseimbangan ASI-awal/ASI-akhir, alergi dan juga infeksi.
 

6. Kotoran bayi berwarna hijau dapat disebabkan oleh =
- Bayi dengan bilirubin tinggi (jaundice)
- Bayi dengan suplementasi susu formula
- Ibu yang mengkonsumsi banyak sayuran hijau juga bisa mempengaruhi warna kotoran bayi menjadi lebih hijau
Jika gejala menetap dalam 24 jam sebaiknya konsulkan dengan dokter terdekat.
 

7. Kotoran berwarna putih
Jika bayi ibu mengalami peristiwa membuang kotoran berwarna putih pucat seperti kapur (chalky white stool) sebaiknya segera bawa ke dokter anak ya karena bisa jadi ini gejala penyakit yang serius.




Sumber : Duniasehat.net
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...